|
|

|
Home Events Suarakan Perdamaian Lewat "Indonesia Live"
|
|
Suarakan Perdamaian Lewat "Indonesia Live" |
|
|
|
|
Friday, 16 October 2009 |
JAKARTA, KOMPAS.com - Menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober mendatang, sebuah konser musik akbar akan dihajat di tengah jantung Kota Jakarta, tepatnya di Lapangan D, Senayan, Jakarta, 31 Oktober 2009 mendatang. Konser musik bertema "Indonesia Live" itu, akan menghadirkan para penyanyi dan grup band dari beragam corak, dari musik rock, pop, dangdut hingga reggae.
"Tak sekedar menampilkan musik, konser ini juga akan menghadirkan atraksi tarian dari kesenian tradisional. Harapannya, momen ini bisa mewadahi keinginan untuk mempersatukan musik, pecinta musik, juga seni tradisi dalam sebuah venue yang penuh perdamaian," kata Yudhis Tjoe dari Fame, selaku penyelenggara "Indonesia Live" di Jakarta, kemarin.
Di luar grup papan atas, seperti GIGI, BIP, Yovie & Nuno, sederet anak band yang konsisten memainkan musik di genre pilihannya juga akan unjuk gigi, seperti halnya Saint Loco, Gangsta Rasta, Visual Band, Pain Killer, EXO, Pace Rasta, The Upstair, Superman Is Dead, dan Tony Q. Nama terakhir ini, sudah lama dikenal malang melintang di jalur reggae. Di dangdut ada Ridho Rhoma dengan Sonet 2 band-nya, Rio Febrian, dan Mahadewi.
Menurut Yudhis Tjoe, acara ini hanya membandrol tiket masuk seharga Rp 10 ribu. Sementara bagi pelanggan Telkomsel, bisa masuk cuma-cuma. Konsernya sendiri rencananya akan berlangsung dari pukul 10.00 hingga pukul 22.00. "Harapan besarnya, Indonesia Live menjadi wahana bagi bertemunya para pecinta musik yang cinta damai. Cinta akan musik Indonesia, cinta terhadap grup musik pujaannya dan tentunya juga cinta pada seni tradisi dan Tanah Air tanpa dibatasi sekat-sekat," ujarnya. (EH)
|
|
|
|